Kamis, 10 November 2011

Penyebab Melambatnya Kinerja Komputer

A.     Penyebab Melambatnya Kinerja Komputer

Tip dan trik pertama yang harus diketahui oleh user (pengguna Komputer) adlah mengetahui faktor – faktor penyebab melambatnya computer.
a.      File Temprary
Komputer secara alami membuat beberapa file temporary yang tersimpan secara otomatis didalam system. Sebenarnya, file temporary cukup berguna, yaitu menyimpan segala informasi yang pernah diakses oleh system dan akan dengan mudah menampilkan informasitersebut ketika di akses kembali. Namun, apabila kondisi seperti ini tidak terpantau biasa memberikan efek negative, yaitu melambatnya kinerja computer. File temporary dibedakan menjadi tiga macam, yaitu internet cache, recycle bin, dan file tomparary (sementara) widows.

1.      Internet cache
Wab brouser ( misalnya, Internet Xplorrer) secara kusus akan membuat file temporary yang sering disebut “Internet Cache”. Proses penyimpanan internet cache terjadi saat pertama brousing di internet. Sebenarnya, file temperory semacam ini tidak dibutuhkan saat Anda menghentikan kegiatan brousing di internet. Selebihnya, file ini hanya akan “ memakan” ruang kosong di hard disk. Apabila file internet cache dibiarkan begitu saja dalam jangkau waktu cukup lama, keberadaanya hanya akan membuat kinerja computer akan menjai lambat. Untuk melihat keberadaan file internet cache, lakukan langkah berikut :
  1.  Jalankan apikasi brouser (misalnya Internet Xplorer). 
  2.   Pilih menu (TOOL) lalu ( Internet Options) untuk menampilkan kotak dialog ( Internet Option). 
  3. Bagi pengguna IE5 dan IE6, perhatikan bagian ( Temporari Internet Filles) klik ( seting). Bagi pengguna IE7,Perhatikan pada bagian (Brousing histori) lalu klik (seting). Ini dilakukan untuk menampilkan (Temporary Internet Files and Histori Seting). 
  4.   Klik tombol (Viuw Files) untuk membuka wndows (Temporary Internet Files). 
  5.   Apa bila ingin menghapusnya, tutup tampilan (Temporary internet Files and History Seting) dengan menekan tombol  (OK). Selanjuutnya, klik tombol ( DELETE…) yang berada di bagian ( Brousing History). Itu untuk membuka tampilan (Delete Brosing History). Klik ( Delete Files) pada bagian (Temporari Internet Files…) untuk menghapus internet cache. Klik (YES) ketika muncul tampilan konfirmasi: “ ARE YOU SURE YOU WANT  TO DELETE ALL TEMPORARY  INTERNET  EXPORER FILES? Yang artinya “ apakah anda yakin akan menghapus file temporary internet?”   
2. Recycle Bin  
Ingat, file dalam (Recycle Bin) Tidak terbuang secara otomatis dari hard disk ketika meng hapus file tersebut. Setiap file dan atau folder yang dihapus dengan tombol (Delete) akan dipindahkan ke dalam Recycle Bin. Sseluruh file dan folder yang telah dihapus anda bias menemukan di file tersebut. Melalui Recycle Bin, Anda bias menghapus seluruh file dan atau folder secara permanen. Atau, Anda bias mengaembalikan file yang ternyata msih anda butuhkan dengan cara mengklik kanan, kenudian pilih ( Restore). Untuk menjaga kinerja computer, periksa secara seksama kondisi Recycle Bin. Apabila sebuah file dan atau folder benar – benar tidak dibutuhkan lagi keberadaannya, pilih file tersebut kemudian tekan tombol (Delete) lalu klik (Yes) untuk memastikan membuang secara permanen dari dalam hard disk. Apabila didalam Recycle Bin terdapat banyak file dan benar – benar akan dibuang dari dalam hard disk,buka (Recycle Bin) lalu pilih menu (file) lalu klik (Empty Recycle Bin) lalu klik (Yes) untuk memastikan membung file secara permanendari dalam hard disk.
  1. 3. File Temporary ( sementara) Windows
    Sistem oprasi Windows dan aplikasi lainnya akan membuat file temporary untuk berbagai macam alasan, seperti menyimpan informasi pada saat melakukan instalasi sofware. Sebenarnya,file temporary ini tidak dibutuhkan lagi saat setelah keluar dari aplikasi atau setelah shut down dari Windows. Pada berbagai kasus, beberapa aplikasi tidak selalu membersihkan “Jejak” mereka setelah keluar aplikasi tersebut. Dan, jika dibiarkan akan terus (Memakan) ruang didalam hard disk. Untuk melihat file temporary Windows, Anda perlu mengaktifkan ( Shuw Hidden Files and Folders) karena secara default file temporary Windows dalam keadaan tersembunyi (Hidden). Caranya, buka Windows Exploler lalu pilih menu (Tool) lalu pilih (Folder Option) lalu pilih Tabs (View) lalu pilih folder ( Hiden Files  and Folders) lalu aktifkan (Shou Hidden and folders). Setelah mengaktifkan (Shou Hidden and Folders), Anda bias melihat file temporary Windows di (C:|DOCUMENS and SETING|(NAMA USER) Local settings|Temp).

    B. Up-date Windows Tidak Aktif
    Mikrosof secara periodic meluncurkan up-date untuk Windows agar computer user terlindungi dari bug pemrogaman dan melengkapi segala “kelemahan” proteksi kelemahan Windows. Tujuan utama up-date Microsoft adalah “berusaha menjaga peforma computer usernya“. Salah sattu cara agar up-date Windows berjalan di kkomputer usrer adalah menggunakan system oprasi Windows berlisensi Microsoft, bukan Windows bajakan. Bagaimana jika menggunakan Windows bajakan ? jelas peroses up-date Windows tidak akan berjalan. Bahkan rentan masalah (Eror).
    C. file atau program Program Tidak Terlalu Penting
    File atau program yang tidak terlalu penting atau jarang digunakan hanya “menghabiskan” ruang kosong hard disk. Efeknya, akan mengungurangi peforma computer. Sebaiknya, Un-Install program yang tidak terlalu penting, hapus file yang bener – benar tidak dibutuhkan, dan back-up beberapa data yang dianggap masih dibutuhkan. Semakin besar ruang kosong hard disk, semakin biasa diandalkan peforma computer.
    D. Program Startup Yang Tidak Terlalu Penting
    Beberapa program aplikasi software secara otomatis akan mengirim file akses eksekusi (tanpa sepengetahuan user) kedalam forder (startup). Apabila sejumlah program aplikasi yang tidak terlalu penting didalam forder (Startup) akan menyebabkan computer membutuhkan waktu lebih laama untuk Startup dan Load ke Windows. Sebenarnya, walaupun tidak diaktifkan, program ini tetap aktif didalam background ( Aplikasi yang tidak terlihat oleh user, tetapi aktif didalam system dan cukup menyita memori). Apabila kondisi ini terus dibiarkan akan mengakibatkan kinerja computer akan melambat.
    E. File Registry yang Rusak
    File Registri berisi informasi sebagai referensi Windows yang di ap-date terus menerus selama computer menyala, seperti profile user, aplikasi yang pernah di install atau di uninstall, tipe dukumen yang dibuat, pengaturan icon folder dan aplikasi, jenis hard ware yang tersedia didalam system, dan jenis port yang di gunakan. Keberadaaan file registery yang rusak  bias menurunkan peforma computer. File registri yang rusak adalah merupakan key cacat yang berisi informasi tetang opjek COM dan Aktivex. Objek ini bagian dari program. Pada saat membuat (Un-Install) program, terkadang KEY cacat ini masih tersisa didalam istem. Apabila registry yang rusakmasih tetap berada disistem, lambat laun akan memenuhi ruang kosong hard disk dan berpengaru pada kinerja computer. Beberapa tempat registry yang biasasanya berisi file registry yang rusak (Invalid) sebagai berikut: 
    1.Invalid  class Class IDs ( CLSID ) 
    2.Invalid program Identifiers (ProgID) 
    3.Invalid Type Libralies (Typelib).
    4.Invalid Interfaces

Tidak ada komentar:

Posting Komentar